mywonderful life

mywonderful life
You think you know me? Yeah, i think i know me too. Fact is, i'm still trying to figure it out. Who am i? What the hell am i doing in this world? One thing i know for sure, to live is to experience. Life, is a journey. It might be long, it might be short. But i'm sure as hell i'm gonna enjoy every second of it. ( amrazing077.tumblr.com )

Monday, March 26, 2012

Ini bukan rindu

 
Ini bukan rindu. Ini rintik yang menyebut namamu. Bahkan dalam tidur, bahkan dalam mimpi. Bahkan dalam bilur, dan luka di hati.
Ini bukan rindu. Ini adalah senyum yang mengembang. Rasa yang terkekang. Luka yang meradang, dan jarak yang menghadang.
Ini bukan rindu. Ini adalah jejak-jejak cinta. Menapak pelan dalam hening. Membulat, membuat dan membekas. 
Ini bukan rindu. Aku hanya memeluk imajinasi. Walau perih. Meski tertatih. Berharap kau di sini. Sampai pagi.
Ini bukan rindu. Aku hanya bercengkerama dengan angin. Dengan angan. Dengan bayang-bayang. Dengan kamu. Walau semu.
Ini bukan rindu. Aku hanya memilah, memilih, dan memaki kenangan. Mengapa ia harus mengetuk pintu saat aku tak ingin tamu?
Ini bukan rindu. Ini hanya hati yang bermasalah dengan hati. Mencoba berhati-hati namun logika kalah di jurang hati.
Ini bukan rindu. Hanya racun yang mencandu. Atas degup jantung. Denyut cinta. Menjembatani jarak. Berteriak sampai serak.
Ini bukan rindu. Ini hanya sampah. Residu rasa. Menggumpal. Menggelegak. Keping-keping yang terserak. Airmata yang tersibak.
Ini bukan rindu. Hanya pertarungan ego. Yang kemudian lelah. Takluk dan kalah. Bertekuk lutut pada senja. Kembali mengais asa.
Ini bukan rindu. Hanya pujangga angkuh. Yang mencoba menafikan rasa. Menepis sulur yang kau ulur. Sampai kelu dan tertidur.
Ini bukan rindu. Hanya sisa wangimu. Yang tak mau beranjak pergi. Meski sudah berulang aku cuci. Sampai hati meranggas perih.
Ini bukan rindu. Hanya bohong yang terus bergaung. Lalu malaikat tertawa. Aku bersimpuh. Ini. Memang. Rindu.
——————————————————
Aku tak membenci rindu. Aku hanya mencintai cinta. Dan segala yang kita punya. :)

http://amrazing007.tumblr.com/post/14625882908/ini-bukan-rindu

Sunday, March 25, 2012

Menabung kesabaran, memupuk keyakinan, dan mengisi hari - hari sengan iringan doa sepenuh hati.

Saturday, March 24, 2012

Dulu awalnya aku memang memikirkan berapa penghasilanku kelak bila aku menjadi seorang guru? banyak ngga? cukup ngga? yang aku pikirkan pertama kali adalah soal materi yang akan aku dapat dari hasil mengajarku.

Tapi sekarang, alhamdulillah aku sudah mengubah mindside ku soal menjadi sorang pengajar atau guru. Seiring berjalannya waktu, aku semakin sadar akan tujuanku ke depan, kenapa aku memilih kuliah di Fakultas Ilmu Kependidikan, dan kemungkinan besar akan menjadikan aku sebagai seorang guru. Ya, tujuanku adalah mengabdi kepada mereka yang membutuhkanku dalam bidang akademik, khususnya bahasa inggris. Menjadi seorang guru sama dengan menjadi pelajar terus menerus karena mau tidak mau aku juga harus terus menerus belajar dan membagi ilmu yang aku dapat ke orang lain, ke peserta didikku kelak. Ini merupakan tantangan yang cukup berat, dan ngga main - main. Seorang Guru memang mungkin tidak akan se-kaya para pengusaha atau pekerjaan yang menghasilkan pundi - pundi materi berlimpah. Tetapi dengan menjadi seorang guru, insyallah kita akan kaya hati, kaya ilmu dan mudah - mudahan amal jariah. Karena apa yang kita ajarkan kepada seseorang, akan berlanjut ke orang - orang lain Amiinn.
Nah, kalau kita tidak terus belajar dan meningkatkan kualitas kita sendiri, bagaimana kita bisa mendapatkan amal jariah kalau apa yang kita ajarkan salah? bisa jadi dosa jariah. na'udzubillah ya Allah.


Lantaran segala tindak-tanduk kita tidak lepas dari penilaian Allah. Sama halnya jika kita berbuat buruk. Akibatnya juga akan menimpa kita sendiri.Karena itu Allah mengingatkan:


 “kalau kamu berbuat baik, sebetulnya kamu berbuat baik untuk dirimu. Dan jika kamu berbuat buruk, berarti kamu telah berbuat buruk atas dirimu pula.”(surat Al Isra’:7)


Subhanallah

Dan sekarang pertanyaan besar dalam diri aku adalah, sudah pantaskah aku untuk menjadi seorang guru? 

Wednesday, March 21, 2012

getting older

When I see my reflection, in the mirror,

Well, I’ve been afraid of changin’
Cause I’ve built my life around you
But time makes you bolder
Children get older
And I’m getting older too
Well, I’m getting older too
Be mature, big girl.

so don't afraid of changin'

alhamdulillah..

kalimat " ALHAMDULILLAH " itu ajaib banget.

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih."
(Al-Qur'an : Ibrahim ayat 17) 
Hanya dengan mengucapkannya saja aku ngerasa lebih tenang dari sebelumnya, tidak ada yang perlu kita khawatirkan. Bersyukur dan selalu bersyukurlah. Rasakan keajaibanya. Orang yang paling bahagia adalah mereka yang pandai bersyukur ;) 
Malam itu, lagi - lagi aku jadi tempat curhat seorang temanku, sebut saja Mr. X . Awalnya dia cuma basa - basi nanya nilai dan bebarapa hal lain soal kuliah, aku udah curiga ujung - ujungnya pasti curcol, melihat status bbm dia yang lagi galau " I'm getting bored ". #sigh..
Yak, langsung saja. Dia sebenernya sesorang yang punya banyak potensi dan banyak hal pendukung lainya. Mr. ini asalnya dari Lampung, dia kebetulan satu kelas sama aku di 2 semester lalu, namun di semester 4 ini dia balik ke kelas asalnya karena telat KRS atau apalah lupa. Kegalauan dia ngga jauh - jauh dari cewek dan keluarganya. Pertama kali dia curhat ke aku adalah saat kita lagi kuliah makul, mmm lupa. Tiba - tiba aja dia cerita soal keluarganya ke aku. Padahal kita sama sekali ngga lagi saling bicara. Kaget juga awalnya dia nerocos gitu. Miris juga sih denger cerita dia. Bisa dibilang dia itu anak broken home. Pasti udah kebayang kan dipikiran kalian, anak broken home itu kaya apa? Bener banget. Dia sempet nge-drugs. Ga kebayang ya sampai sejauh itu?hehe. Minum miras itu udah hal yang sangat amat biasa buat dia. dulu. Bahkan sampai nge-drugs dan masuk rehabilitasi. Namanya juga broken home, pasti ada hubunungannya sama keluarga. Nah, keluarga Mr. X ini sangat berkecukupan bahkan lebih dalam hal finansial, namun sangat sangat amat sangat kurang dalam hal kasih sayang. Ini serius. Orang tua dia terlalu sibuk. Mr. X ngga pernah kekurangan apapun, segala apa yang dia mau pasti selalu dia dapat. Kecuali perhatian dari kedua orang tuanya. Mr. X ini punya seorang adik perempuan yang masih SMA dan seorang adik laki - laki yang masih SD. Adik permpuanya juga menjadi korban broken home, tapi Mr.X ngga nyeritain banyak soal adik perempuanya. Awal Mr. X mengenal drugs adalah pada saat dia SMA, ceritanya  hampir sama kaya yang di sinetron - sinetron gitu. Beneran. Mr. X ngga pernah punya tempat buat dia sharing, gimana coba rasanya satu rumah sama kedua orang tuanya tapi ngga saling tegur sapa? Semua sibuk dengan kerjaan masing - masing. Hal yang bikin aku mak - jleb. halah! hehe adalah saat Mr.X cerita saat itu pas lebaran, selesai sholat ied keluarga Mr. X ngga pada kumpul dan anak - anaknya pada pergi semdiri - sendiri. Mr. X kala itu sedang main ke rumah temannya yang ngga jauh dari rumahnya, tiba - tiba adek laki - laki yang masih SD tadi telepon dan bilang gini sama Mr. X

adek : " kak, adek laper..kakak di mana? "
mr. x : " adek belum makan dari tadi? kakak di rumah Y . Adek makan gih "
adek : " adek mau makan kalau sama kakak "
mr. x : " ibu bapak ke mana? ada makanan ngga di rumah?'
adek : " ibu bapak ngga ada, ngga ada makanan di rumah kak. Adek laper.. "
mr. x : " adek tunggu situ bentar, kakak bawain makanan kita makan sama sama "

Ya Allah.. sedih banget dengernya, hampir aja aku netesin air mata.. ngga kebayang kalau aku di posisi mr. x kaya gimana rasanya, jadi anak tertua yang harus jadi teladan buat adek - adeknya sedangkan oramg tuanya sibuk kaya gitu.

dan ngomong - ngomong soal potensi mr. x, dia punya potensi besar di sepak bola. Dia jadi pemain terbaik dan mendapat berbagai juara di bidang sepak bola tanpa sepengetahuan kedua orang tuanya. dan pada suatu saat, waktu itu mr. x dan ayahnya sedang makan di sebuah tempat makan. Tiba - tiba ayah mr. x disapa oleh seorang bapak - bapak yang ternyata adalah salah satu pelatih tim sepak bola yang mr. x ikuti. Dengan polosnya bapak itu bertanya pada ayah mr. x. 

" hloh, bapak kenal sama mr. x? dia kemarin jadi pemain terbaik hlo waktu pertandingan sepak bola "
 dan dengan tampang terkejut ayah mr. x menjawab " mr. x ini anakku. Iya dia memang bagus mainnya ". 
sedangkan mr. x cuma tersenyum. Miris.

sampai detik ini mr. x yang sudah hampir 2 tahun tinggal di Jogja, teteap hidup dengan background broken home. Tetapi aku seneng ngeliat mr. x bangkit dan mengembangkan potensinya di bidang yang dia kuasai. aku percaya, semua orang tua sayang pada anak - anaknya, dan sesungguhnya Allah selalu menuntun kita ke jalan yang benar apabila kita mau membuka dan mendekatkan diri kepada- Nya. Be strong, mr. x. :)